Selasa, 23 Februari 2016

cara membuat wajan bolic sederhana

Bahan-bahan yang perlu disiapkan:

1. Wajan (Bhs Jawa: Waja) dengan diameter 36 atau lebih (semakin besar diameternya semakin bagus). (Anda bisa beli wajan yang ringan sehingga tidak terlalu berat dan harganya juga murah. Wajan bisa Anda beli di toko peralatan rumah tangga).
2. PVC paralon tipis ukuran 3” 30cm. (bisa beli di toko besi/bangunan).
3. Doff 3” 2 buah.
4. Aluminium foil (Bisa beli di toko elektronik/besi/bangunan). .
5. Baut + mur ukuran 12 dan 146  Bracket dan plat bentuk L. (bisa beli di toko besi/bangunan).
7. Modem USB WLAN.
8. Kabel USB Extension 1 meter. (panjang sesuai kebutuhan, bisa di beli di toko komputer).
9. Pipa besi/Bambu dengan panjang ukuran 8-10 meter.


Peralatan yang perlu disiapkan:


1. Penggaris.
2. Pisau/Cutter.
3. Gergaji besi.
4. Bor (untuk melubangi wajan dan doff).
5. Kikir (Untuk memperbesar lubang wajan setelah dibor untuk mendapatkan ukuran yang sesuai dengan Baut ukuran 12 dan 14).


Langkah pembuatan antena WajanBolic:

1. Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan.


2. Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut ujuran 14, jika kurang besar gunakan kikir , cukup satu lubang saja.
Kemudian, ukur diameter wajan dan kedalaman wajan. Kenapa harus pake ngukur2 segala? Ini kita gunakan untuk menghitung Feedernya (permukaan pipa yang tidak di lapisi Alumunium Foil). Rumus mencari Feeder:

F= D^2/(16*d)
*Ket:
- F: Feeder
- D: Diameter Wajan
- d: Kedalaman Wajan
- ‘^’pangkat, ‘/’ pembagian, ‘*’ perkalian
Contoh : Wajan dengan D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2 /(16 *d) = 70 ^2 / (16 *20) = 15.3 cm (Bagian yang tidak diberi Alumunium Foil.

3. Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder-nya ( daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder-nya gunakan rumus di atas.

4. Siapkan Doff ( tutup ) paralon 3′. Lubangi wajan sebesar baut untuk menempelkan doff ( tutup ) paralon 3′ tersebut. Kemudian pasang doff ( tutup ) paralon 3′ ke dasar wajan. hasilnya akan seperti dibawah ini :

Jika dilihat dari belakang, body wajan tersebut akan tampak kelihatan montok dengan ekornya ( baut ). Hehehehe…..


5. Pada bagian doff (tutup PVC

paralon) yang akan di pasang pada ujung PVC harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil


6. Siapkan Modem USB WLAN anda. Tutup modem USB WLAN dengan karet/plester lakban untuk melindunginya dari hujan.


7. Masukan karet pelindung /plester dengan lakban ke modem USB WLAN, sehingga hasilnya akan menjadi seperti ini.


8. Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan Modem USB WLAN, sekitar 5cmdari ujung PVC.



9. Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, kalo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkannya bisa menggunakan double tape.


10. Masukkan Modem/USB WLAN pada lubang yang sudah di tandai tadi dan ujung modem USB WLAN akan tampak keluar pada jarak sekitar 5.3 cm dari ujung paralon.



11. Dan pasangkan doff tadi ke PVC paralon Kemudian, wajan yang telah di lubangi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi, sebelumnya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran baut yang sudah di siapkan, dan kencangkan secukupnya.


12. Lalu Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff.


13. Pasang bracket antena dan plat besi L di bagian belakang wajan.



14. Antena wajan bolic / wajan holic selesai. Sambungkan kabel USB yang sudah di perpanjang dengan kabel UTP. Antena wajan bolic atau antena wajan holic siap digunakan. Akan tampak seperti dibawah ini


Siapkan tiang untuk menegakkan wajanbolic. Bambu juga dapat digunakan. Cari yang lurus dan kokoh. tegakkan pipa besi/bambu sepanjang 8 meter tanpa terhalang bangunan. Wajanbolic dipasang mendekati ujung bambu.

Demikianlah panduan cara membuat antena WajanBolic secara lengkap dan mudah. Perlu Anda perhatikan bahwa dalam pengukuran bisa Anda kira-kira dan Anda sesuaikan jadi Anda tidak jadi bingung dalam merumuskan ukuran-ukuran di atas. Semoga artikel tentang cara membuat antena WajanBolic di atas bermanfaat untuk Anda semua.

Rabu, 20 Januari 2016

Jenis Jenis Tower Jaringan Telekomunikasi


1. Rooftop : Tower yang berdiri di atas sebuah gedung.
2. Greenfield : Tower yang berdiri langsung di atas tanah.

Berdasarkan bentuknya, tower jaringan telekomunikasi dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

1. Tower 4 Kaki ( Rectangular Tower )

Tower ini berbentuk segi empat dengan empat kaki. Tower dengan 4 kaki sangat jarang sekali dijumpai roboh. Tower jenis ini memiliki kekuatan tiang pancang serta sudah dipertimbangkan konstruksinya. Tower ini mampu menampung banyak antenna dan radio. Harga tipe ini sangat mahal, yakni sekitar 650 juta sampai 1 milyar rupiah, namun kuat dan mampu menampung banyak antenna dan radio. Tipe tower ini banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan bisnis telekomunikasi dan informatika yang bonafid (Telkom, Indosat, XL, dll). Contoh : Lattice Tower, Mini Tower.


2. Tower 3 Kaki ( Triangle Tower )

Tower berbentuk segi tiga dengan tiga kaki. Tower Segitiga disarankan untuk memakai besi dengan diameter 2 cm ke atas. Beberapa kejadian robohnya tower jenis ini karena memakai besi dengan diameter di bawah 2 cm. Ketinggian maksimal tower jenis ini yang direkomendasi adalah 60 meter. Ketinggian rata-rata adalah 40 meter. Towerjenis ini disusun atas beberapa stage (potongan). 1 stage ada yang 4 meter namun ada yang 5 meter. Makin pendek stage maka makin kokoh, namun biaya pembuatannya makin tinggi, karena setiap stage membutuhkan tali pancang/spanner. Jarak patok spanner dengan tower minimal 8 meter. Makin panjang makin baik, karena ikatannya makin kokoh, sehingga tali penguat tersebut tidak makin meruncing di tower bagian atas. Contoh : Lattice Tower, Mini Tower.

3. Pole

Tower berupa tiang pancang dengan satu kaki. Tower ini di bagi menjadi 2 macam, Pertama tower yang terbuat dari pipa atau plat baja tanpa spanner, diameter antara 40 cm s/d 50 cm, tinggi mencapai 42 meter, yang dikenal dengan nama monopole.

Tower Kedua lebih cenderung untuk dipakai secara personal. Tinggi tower pipa ini sangat disarankan tidak melebihi 20 meter (lebih dari itu akan melengkung). Teknis penguatannya dengan spanner. Kekuatan pipa sangat bertumpu pada spanner.
Sekalipun masih mampu menerima sinyal koneksi, namun tower jenis ini tidak direkomedasi untuk penerima sinyal informatika (internet dan intranet) yang stabil, karena jenis ini mudah bergoyang dan akan mengganggu sistem koneksi datanya, sehingga komputer akan mencari data secara terus menerus (searching).
Tower ini bisa dibangun pada areal yang dekat dengan pusat transmisi/ NOC = Network Operation Systems (maksimal 2 km), dan tidak memiliki angin kencang, serta benar-benar diproyeksikan dalam rangka emergency biaya.
Dari berbagai fakta yang muncul di berbagai daerah, keberadaan Tower memiliki resistensi/daya tolak dari masyarakat, yang disebabkan isu kesehatan (radiasi, anemia dll), isu keselamatan hingga isu pemerataan sosial. Hal ini semestinya perlu disosialisasikan ke masyarakat bahwa kekhawatiran pertama (ancaman kesehatan) tidaklah terbukti. Radiasinya jauh diambang batas toleransi yang ditetapkan WHO.

Minggu, 23 Agustus 2015

IP ADDRESS

IP / 24

Address:   192.168.0.1           11000000.10101000.00000000 .00000001
Netmask:   255.255.255.0 = 24    11111111.11111111.11111111 .00000000
Wildcard:  0.0.0.255             00000000.00000000.00000000 .11111111
=>
Network:   192.168.0.0/24        11000000.10101000.00000000 .00000000 (Class C)
Broadcast: 192.168.0.255         11000000.10101000.00000000 .11111111
HostMin:   192.168.0.1           11000000.10101000.00000000 .00000001
HostMax:   192.168.0.254         11000000.10101000.00000000 .11111110
Hosts/Net: 254                   (Private Internet)

 IP / 25

Address:   192.168.0.1           11000000.10101000.00000000.0 0000001
Netmask:   255.255.255.128 = 25  11111111.11111111.11111111.1 0000000
Wildcard:  0.0.0.127             00000000.00000000.00000000.0 1111111
=>
Network:   192.168.0.0/25        11000000.10101000.00000000.0 0000000 (Class C)
Broadcast: 192.168.0.127         11000000.10101000.00000000.0 1111111
HostMin:   192.168.0.1           11000000.10101000.00000000.0 0000001
HostMax:   192.168.0.126         11000000.10101000.00000000.0 1111110
Hosts/Net: 126                   (Private Internet)

Kamis, 13 Agustus 2015

Pengertian Dan Macam Macam Topologi Jaringan Komputer

Fungsi dari ke-8 kabel UTP

Fungsi dari ke-8 kabel UTP

Topologi Tree

Topologi Tree
Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.

Topologi Mesh

Topologi Mesh

Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.

Template by:

Free Blog Templates